Taman Syurga...

Sep 9, 2014

0 Komentar


Awak...
Ini bakal jadi taman kita...
Antara taman-taman indah yang kita akan kunjungi...
Dan terus mendamping...di dunia ini...
Seumur hidup kita...bersama...
InchaAllah...

Wahai Allah...
Izinkanlah...
Izinkanlah...
Izinkanlah...
Amin...

Mohon...

Aug 15, 2014

0 Komentar
Segeralah datang hai November...

Semoga dipanjangkan umur inchaAllah...
:'(

Impian...

Jun 26, 2014

0 Komentar
Susah bila berjauhan macam ni...
Dan lebih susah bila sebenarnya tak sejauh mana...
tapi masih tak mampu jumpa...
Hanya doa, sabar dan yakin yang bisa mengubat jiwa...
Doa memohon kekuatan jiwa...
Sabar menanti masanya...
Dan yakin masanya pasti akan tiba...
InsyaAllah...
Dengan keizinan-Mu ya Allah...
Permudahkanlah...
Perkenanlah...
Bantulah kami ya Allah...
Amin...Ya Rabbal Alamin...



:'(

Dia...

Jun 20, 2014

0 Komentar
Ku tak miliki kecerdikan,
Ku tak miliki kekayaan,
Ku tak jua miliki keelokan rupa,
Tapi,
Aku tak perlu semua itu,
Kerana,
Aku ada dia,
Yang sudi tetap bertahan denganku,
Cukup...
Seluruh hidupku hingga matiku,
Dia yang satu.


Indah Hidup...

Jun 14, 2014

0 Komentar
Alangkah indahnya hidup ini,
Bila pandai menggunakan segala nikmat Ilahi,
Sebagai tanda nikmat-nikmat itu disyukuri,
Lantas hidup bahagia dalam lindungan Tuhan Rabbul Izzati.

Indahnya hidup ini,
Bila pandai menggunakan mata,
Diguna untuk melihat yang baik-baik saja,
Melihat apa yang diizinkan Tuhan,
Menutupinya pula dari apa yang dilarang,
Tiada istilah pandangan kedua,
Kalau boleh pandangan yang pertama pun tiada,
Tidak meliar terbiar bagai singa gila yang lapar,
Ia tidak pula ditakuti oleh mereka yang cuba menjaga kehormatan diri. 

Indahnya hidup ini,
Bila pandai menggunakan lidah,
Diguna untuk bercakap yang baik-baik saja,
Apa yang ditutur semuanya yang cantik dan indah belaka,
Yang membuat damai hati orang yang mendengarnya,
Umpat, fitnah, mencaci, menghina dan mencela pula tiada,
Basahnya pula kerana menyebut nama-nama Tuhan Yang Terindah,
Mengalun kalam Tuhan serta mendoakan sejahtera buat kekasih Tuhan.

Indahnya hidup ini, 
Bila pandai menggunakan telinga,
Diguna untuk mendengar yang baik-baik saja,
Segala input yang datang dijaga dan dipelihara,
Rumor dan khabar-khabar angin tidak menjadi perhatiannya,
Alunan zikir, selawat dan lantunan Al-Quran menjadi input utama,
Dendangan alatan muzik pula sedang-sedang sahaja,
Atau tiada langsung minat padanya.

Indahnya hidup ini,
Bila pandai menggunakan tangan,
Diguna untuk bekerja pada perkara yang baik-baik saja,
Cekap ia dalam menyegera yang ma'ruf,
Dan pantas pula mencegah yang mungkar,
Tak usah pada orang lain, untuk diri sendiri juga,
Tangan itu menolak dirinya dari melakukan kejahatan.

Indahnya hidup ini,
Bila pandai menggunakan kaki,
Diguna untuk membawa jasad ke tempat yang baik-baik saja,
Kaki itu jadi kenderaan ke tempat-tempat yang disukai Tuhan,
Kaki itu berhenti kaku bila terniat hendak ke tempat yang penuh dengan syaitan,
Kaki itu membawa jasad ke mana sahaja tempat di dunia,
Yang ada redha Tuhan padanya.

Indahnya hidup ini, 
Bila pandai menggunakan akal,
Apa yang difikir semua yang baik-baik saja,
Apa sahaja yang terlintas semuanya terpandu pada asas utama,
Asas Al-Quran dan Sunnah,
Apa sahaja idea dan pemikiran yang datang semua pandai ditapis,
Pemikiran yang kotor dan jelek mudah pula dibuang,
Kerana tahu kuasa Tuhannya yang mudah saja membaca yang jelas dan nyata,
Rasa takut dan malu pada Tuhan itu menjadi penambah rasa,
Menghapus pemikiran-pemikiran yang tidak sepatutnya.

Indahnya hidup ini,
Bila pandai menggunakan hati,
Ilham yang tercetus dari hati itu semua yang baik-baik saja,
Ujub, riya, hasad, dengki, iri, takbur hampir tiada,
Kalau datang secara tiba-tiba pun segera dapat dibuang jauh,
Pujukan nafsu pula dapat dilawan,
Bisikan syaitan pun tiada dilayan,
Difikir, dikumpul segala kekuatan jiwa untuk melawan,
Agar tidak sampai kepada murka Tuhan,
Yakin dan percaya pada keesaan dan kebesaran Tuhan pula luar biasa,
Tiada syak, penuh percaya,
Yakin dengan sepenuh jiwa,
Takkan ada yang mampu mematah atau menduga keyakinannya,
pada Tuhannya.

Subhanallah, Alangkah indahnya hidup begini!
Bila pandai mengguna segala nikmat Ilahi,
Tuhan bantulah aku menjaga diri,
Menjadi hamba yang selalu Kau redhai,
Mempersiap menjadi lelaki yang baik,
Malah menjadi suami yang pandai mendidik anak dan isteri,
Amin...Ya Rabbal A'lamin...



Jarak...

May 4, 2014

0 Komentar
Jarak...
Antara kita...
Mengajarkan aku...
Erti kesetiaan...
Erti sabar...
Erti rindu...
Dan erti...
Cinta...

Terlalu banyak yang kuingin lakukan...
bersamamu...
Terlalu banyak cita-cita...
Yang ingin kugapai...bersamamu...
Segala impianku kini...
ada dirimu di dalamnya...
mengukir segala cerita hidup...
suka duka susah payah gembira derita...
yang ku mahu ada namamu di dalamnya...




Ya Allah...
Izinkanlah...
Permudahkanlah...
:'|



Perit

Apr 29, 2014

0 Komentar
Tuhan
aku
menangis
selamatkan
aku
jangan
tinggal
aku
kasihan
padaku
kalau
tidak
habislah
aku
Tuhan

Terima Kasihku Tuhan...

Apr 26, 2014

0 Komentar
Saat aku merasa,
tak siapa pun di dunia,
yang menghormati aku,
atau merasa,
diri ini tidak layak dihormati sesiapapun,
dia selalu ada,
buat aku merasa,
masih ada yang bisa menghormati diriku.

Dia buat aku merasa,
rumah ini 'hidup',
menjadi sebab untuk aku merasa bahagia,
bahagia hidup berkeluarga,
dengan rasa hormat yang dia tunjukkan padaku.

Dia lebih segalanya dariku,
lebih elok rupa dariku,
lebih pandai berdikari dariku,
lebih tegas dariku,
lebih garang dariku,
tapi,
semua itu tak menghilangkan langsung rasa hormatnya padaku.

Kata-kataku banyak yang dia iakan,
pengalaman hidupku banyak yang suka dia dengarkan,
jenakaku yang tidaklah selucu mana, dia terhibur mendengarnya,
dia tahu bagaimana caranya hendak bertutur denganku,
dia tidak merasa aku ini menjengkelkan,
atau membosankan.

Ia, kami tidaklah serapat dahulu,
namun rasa hormatnya padaku tak pernah pun ku rasa luput,
di saat keluarga, kawan-kawan dan kenalan seperti menghina aku,
dia ada memberiku harapan bahawa masih ada yang menjadikan aku untuk dihormati.

Ya Allah,
aku sayangkan dia,
aku bersyukur,
Kau takdirkan dia untuk menjadi saudara kandungku,
adikku.

Adikku,
aku minta maaf tak mampu jadi abang yang boleh kau banggakan,
Tapi sungguh aku tersangat gembira,
Kau tak pernah buat aku rasa tak layak dihormati,
sentiasa jadi satu-satunya insan yang hormat padaku,
Sehingga kini panggilan 'abang' tu tak pernah luput dari lidahmu pada memanggil ku,
sentiasa buat aku lupa segala kelemahan dan kekurangan diri bila kita berbual dan bersembang,
buat aku ketawa gembira di waktu terasa bagai seluruh dunia menghina diriku.


Terima kasih ya Allah,
Kau kenalkan dia sebagai adik kandungku di dunia ini,
Buat aku merasa sedikit indahnya hidup berkasih sayang dalam berkeluarga,
Sungguh,
Sebagaimana aku berharap Kau ampunkan aku,
Tidak berpaling dariku,
Sentiasa menjaga aku,
Mengizinkan hidupku selamat di Akhirat sana,
beroleh rahmat dan kasih sayang-Mu sepanjang masa,
begitu jugalah yang selalu aku harapkan Kau anugerahkan semua itu pada dia,
Kerana aku, 
terlalu menyayanginya ya Allah...:'(

Menekan Jiwa...

Apr 22, 2014

0 Komentar
Ampunkan aku Tuhan,
Terasa berat ujian yang Kau beri,
Sehingga tak daya kaki ini berdiri,
Sehingga tak mampu mata ini merenung ke depan.

Ampunkan aku Tuhan,
Aku tak biasa begini,
Mungkin ini lah caranya Kau mahu mendidik aku,
Hidup ini tidak semudah A B C.

Ampunkan aku Tuhan,
Ujian yang hanya sebegini,
Aku sudah terasa lemah dan tak bermaya,
Bukan aku diduga hebat sehingga terpaksa,
Menguis-nguis pasir dan tanah di jalanan,
Buat mencari sekeping roti tinggalan orang untuk dimakan,
Atau kehilangan orang yang disayang,
Akibat amukan manusia pengganas.

Ampunkan aku Tuhan,
Meski ujian ini sebenarnya belum yang layak,
Dibanding dengan segala dosa yang telah aku perbuat,
Aku tetap berharap dan berdoa,
Semoga ujian sekecil ini juga ada rahmat di sisi-Mu,
Buat menghapus segala dosa aku yang telah lalu.

Ampunkan aku Tuhan...:'(


Kekeringan...

Mar 30, 2014

0 Komentar
aku tak mampu...dan takkan mampu...
membenci sesiapa pun...
kecuali...
diri aku sendiri...

Tuhan...
bagaimanalah aku mampu bahagia...
kalau aku masih belum mampu mencintai diri sendiri...
bahkan...aku...
benci...

Tuhan...
aku tersangat berharap...
rasa benci ini...
rasa payah untuk mecintai diri sendiri ini...
menjadi kifarah atas segala kezaliman diri...'

Mungkin aku sering berputus asa...
untuk mencintai diri ini...
namun aku bersumpah...
aku tak akan pernah berputus asa...
dari rahmat dan kasih sayang Mu Tuhan...

Aku akan merayu...
dan terus merayu...
biar aku terasa malu...
takkan pernah langsung aku menyerah...

kerna kasih sayang Mu...
yang semestinya mampu...
membuat aku...
mampu...
mencintai diriku...

:'(

Hati...

Mar 2, 2014

0 Komentar
Alangkah susahnya untuk menagih kasih,
Laksana mutiara yang sudah hilang,
Cari di sana dan cari di sini,
Dicari tapi sudah tiada lagi.

Hati ini ibarat bendang yang sudah gersang,
Merekah di sana merekah di sini,
Kerana hujan kasih sudah tidak menyiram,
Ku lagi.

Kasih sayang sudah menghilang entah ke mana,
Sedang kasih sayang itu penghibur jiwa,
Kosongnya jiwa manusia rasa bertuhan sudah tiada,
Hidup dalam keluh kesah dan gelisah...:'(

Tuhan, tanamkanlah rasa mencintaiMu,
Dalam hati kamikalau kasih sayang dari manusia tiada,
Cukuplah kami hanya mahu dariMu,
Semoga hati kosong ini terubati.

Dengan kasih agung dari mengasihiMu,
Inilah harap kami padaMu oh Tuhan.
Jangan biarkan kami teruambang-ambing,
Selamatkanlah kami,
Kasihanilah kami...

KasihMu pada kami berbalas pula,
Segala masalah terungkai kembali,

Allah...:'(

A Friend Indeed...

Feb 23, 2014

0 Komentar
"hang tau dak hang suka lari dari masalah?"

"Ingat, no pain no gain."

"Aku tak boleh nak tolong hang sepenuhnya sebab aku tak ada kat tempat hang. Hang ja yang boleh tolong diri hang sendiri."

"Put your end result as your goal bro."

"Belajar dari kesilapan diri dan kesilapan orang lain."

-a friend-

Hope...

Feb 1, 2014

0 Komentar


Ya Allah, hanya Kau yang Mahu Tahu...
Betapa aku ... akan dia
Izinkanlah ya Allah...izinkanlah...
:'(

Dia dan Tuhannya...

Jan 21, 2014

0 Komentar
Bila dia ada Tuhannya,
Dia sudah jadi sempurna,
Kerna dia cuma ada Tuhannya,
Tak ada Tuhan, tak ada yang layak disembah,
Kecuali Tuhannya.

Bila dia ada Tuhannya,
Bahagia hatinya hanya dengan beramal untuk Tuhannya,
Melaksana yang wajib, yang sunat tak dilupa,
Malah bahagia lagi hatinya dengan mengajak yang lain bersama,
Untuk berlumba-lumba mencari redha Tuhannya,
Kerna dia...ada Tuhannya.

Bila dia ada Tuhannya,
Bencinya hanya pada perkara yang tak disukai Tuhannya,
Muhasabah dirinya luar biasa,
Malah mengajak pula yang lain untuk turut sama,
Menjauhi hal yang mengundang murka Tuhannya,
Kerna dia...ada Tuhannya.

Bila dia ada Tuhannya,
Hidupnya bukan untuk dirinya semata,
Tapi takkan terlupa makhluk-makhluk Tuhannya yang lain dari fikirannya,
Yang miliki nasib yang kurang baik berbandingnya,
Anak-anak kecil yang menderita,
Mangsa penindasan yang sengsara,
Si miskin yang tiada apa,
Teman-teman yang menerima duga,
Semua tak terlepas dari fikirannya semampunya,
Dia punya cita-cita membantu mereka,
Pergi sendiri melihat dan membantu apa daya,
Bukan sekadar berfikir semata,
Malah tak mensia senjata utama,
Doa terus memohon kepada bantuan Raja Yang Berkuasa,
Semuanya hanyalah kerana,
Dia ada Tuhannya. 

Bila dia ada Tuhannya,
Tak siapa mampu mempermainkannya,
Tak siapa mampu membuang waktu hidupnya,
Tak siapa mampu mensia-siakan dia,
Tak siapa mampu membelakangi dia,
Mana mungkin begitu pula,
Bila Tuhannya Yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi,
Apatah lagi yang nyata,
Segala sesuatu dalam pengetahuan Tuhannya,
Meski sehelai daun yang gugur nun di ceruk belantara,
Aduh siapa pun takkan mampu menyembunyi darinya,
Kerna dia...ada Tuhannya.

Bila dia ada Tuhannya,
Dia tak perlukan manusia,
Dia tak perlu bergantung pada manusia,
Dia tak perlu bersandar pada manusia,
Dia tak pula berharap pada manusia,
Tapi manusia yang perlukan dia,
Manusia yang mencari dia,
Manusia yang mengejar dia,
Bagi mencari tahu,
Caranya memiliki hidup tanpa kebergantungan pada manusia,
Kerna dia...sentiasa yakin bahawa,
Tuhannya selalu ada.


*sesungguhnya aku telah masuk bersama mereka yang zalim dan menzalimi...:'(

The Borderline...

Jan 18, 2014

0 Komentar
Kali ni...aku...dah melampau...