Pemangkin Semangat Janji...

Jun 24, 2013

0 Komentar
Yahya bin Mu'adz menuturkan,

"Sesungguhnya penipuan yang paling besar bagiku adalah terus menerus berbuat dosa dengan disertai pengharapan ampunan tanpa adanya penyesalan, dan berharap dekat dengan Allah tanpa melakukan ketaatan.

Engkau menunggu berseminya benih di surga dengan benih di neraka, dan meminta rumah orang-orang yang ta'at dengan kemaksiatan, menunggu balasan tanpa amal perbuatan, dan mengharapkan ampunan dosa dari Allah Ta'ala dengan berbuat melampaui batas.

Engkau mengharapkan keselamatan akan tetapi tidak berjalan di jalan keselamatan tersebut, sesungguhnya perahu itu tidak akan pernah bisa berjalan di tempat yang kering."

Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam Raudhatul 'Uqaala (hal. 248), perkataan disandarkan kepada Abi Al 'Atahiyah.

Selamat menafakuri dan menangisi diri...

fb KH. Abdullah Gymnastiar


:'(

Kita Hamba...

0 Komentar
Kita tak dirancang untuk menyelesaikan masalah sendiri,
Tapi setiap masalah,
Keinginan yang ditakuti,
Harus jadi jalan untuk mendekat kepada Yang Maha Tahu dan Maha Kuasa atas segalanya.

Kita ini hamba,
LEMAH bila tak dikuatkan-Nya,
BODOH kecuali diberi sepercik ilmu-Nya,
MISKIN kecuali dititipi sedikit dan sebentar oleh-Nya,
BINGUNG kecuali ditujukin-Nya.

Maka jangan terlalu lama dan dalam bila berpikir,
Segeralah 'bungkus' dan serahkan kepada-Nya.

Nescaya akan dibimbing suasana hati, ide dan gagasan,
Dituntun harus apa dan ke mana,
Semua pertolongan hanyalah milik-Nya.

"Barangsiapa bertaqwa kepada Allah maka baginya jalan keluar dan didatangkan rizki/pertolongan dari arah yang tidak disangka-sangka."
(Qs Ath-Thalaq: 2)

-KH Abdullah Gymnastiar-

:')

Random...

Jun 22, 2013

0 Komentar
Sang bidadari,
Yang bagai perindu 
Yang tak pernah ragu,
Kan jelma kekasih ditunggu,

Begitulah dirimu berpegang janjiNya
Pasti terbuka kasihNya padamu.

Keindahan itu ingin juga kurasakan,
Di dingin malam dan hangat siangku,
Ku kan terus dan tak henti merayu,
Agar aku juga mampu larut dalam kasihNya.

Oh bidadari, hiburkanlah hatiku dengan janji-janji-Nya,
Oh bidadari, doakanlah aku selalu,
Oh bidadari, titip rinduku buat Nabi tercinta,
Kerna aku selalu hanyut dalam duniaku...


*lagu best...lirik indah...isi hati...random

Diri Yang Zalim...

Jun 15, 2013

0 Komentar
Aku tak tahu apa jenis manusia aku ni,
Seriously aku tak tahu...

I got a company,
a very good company,
I mean a very very awesomely fabulous company
especially dalam nak hadapi final year yang sangat ntah apa-apa ni,
dia suka cheer up kan jiwa aku,
making my day at the very worst of time,
bila aku tengah kusut, serabut.

Tapi,
Aku tak tahu kenapa,
in return aku selalu buat dia kecewa,
spoil kan hari dia,
Aku tak tahu kenapa yang bodoh sangat aku ni.

Bukan aku sengaja,
that's my community,
aku bukan suka-suka,
everything i just did upon request,
literally with the intention to help,
they are my firmmate,

Tapi aku tahu,
it should not be in that way,
Apa beza kau dengan diorang,
kau boleh je berjalan naik turun bukit setiap hari,
walaupun you are not fit enough untuk itu,
dengan your injured spine lagi,
kau tak minta sesiapa pun untuk tolong,
and memang itu karekter kau,
tak pernah suka susahkan sesiapa pun,
which makes you special.

Padahal kehidupan kita pun takda beza,
aku hitam dan putih,
kau pun hitam dan putih,
kenapa kau boleh menjaga diri,
aku pula biarkan diri sendiri jadi macam ni,
yang pastinya sangat kau benci.

Aku takut,
Takut kau dah tak mampu nak bersabar dengan aku lagi,
You always trying to help, remind, sedarkan aku dan sebagainya,
But all i am is mean, a liar, pathetic.

Please,
I've made a promise,
this Ramadhan will be the permulaan,
bila aku dah berlepas diri dari orang-orang sekeliling aku sekarang,
dari kehidupan aku sekarang yang kau tak pernah suka,
I will change,
be the person that you always want me to be,
aku cuma harap kau masih tetap boleh bersabar...